
Dlm diri manusia yg tlh disempurnakan Allah sbg manusia sejati (insan kamil) terdapat sedikit ‘unsur yg sgt mulia’, iaitu yg dibahasakan dalam Al-Qur’an sbg ‘Rohul Quds’. Ruhul Quds bukanlah Malaikat Jibril a.s., Jibril disebut sebagai Rohul Amin, bukan Roh Al-Quds. Roh Al-Quds juga dikenal dengan sebutan Roh min Amr, atau Roh dari Amr Allah (Amr = urusan, tanggung jawab). Dlm agama saudara2 dari nasrani, disebut Roh Kudus.
Roh-Nya atau Rohul Quds ini bukan dalam pengertian bahawa Allah memiliki roh yg menghidupkan-Nya seperti kita. Roh ini merupakan roh ciptaan-Nya, sebagaimana roh yg menjadikan diri kita hidup sekarang, namun dlm martabat tertingginya, dlm tingkatannya yg paling agung dan paling dekat kpd Allah.
Setiap ciptaan memiliki roh. Manusia (roh insani), tanaman (roh nabati), haiwan (roh haiwani), bahkan benda mati pun memilikinya. Atom2 dlm benda mati sebenarnya ‘hidup’ dan terus berputar, dan roh bendawi inilah yg menjadikannya ‘hidup’. Kerana itu pula, benda, tumbuhan, haiwan, bahkan anggota tubuh kita kelak akan bersaksi mengenai perbuatan kita di dunia ini. Namun demikian, roh2 ini bukanlah roh dlm martabat tertingginya seperti Roh Al-Quds.
Ketika Allah berkehendak utk memperlengkapi diri seorang manusia dgn Roh Al-Quds, maka inilah yg menyebabkan manusia dikatakan lebih mulia dari makhluk manapun juga.
Perhatikan juga kata ‘Roh-Ku’ dalam Surah Shaad : 72, yg ditiupkan pada diri Adam saat penciptaannya :
“Maka apabila telah Ku sempurnakan kejadiannya dan Ku tiupkan kepadanya roh-Ku; maka hendaklah kamu tersungkur dengan sujud kepadanya.” [QS. Shaad : 72]
Sedikit ‘roh’-Nya itu hanya diturunkan Allah pada manusia yg telah ‘disempurnakan-Nya’, yg diizinkan-Nya utk mencapai darjat manusia yg sempurna (insan kamil) saja dan tidak pada semua manusia.
Pada Adam a.s. dan Isa Ibn Maryam, dua manusia yg diciptakan-Nya langsung dgn ‘tangan-Nya’ tanpa melalui proses pembuahan, Roh ilahiyah ‘penyempurna’ ini langsung ‘tertularkan’ ketika mereka diciptakan. Kerana itulah, dlm proses penciptaan Adam a.s., setelah ditiupkannya Roh-Nya, para Malaikat pun sujud kepada Beliau. Sedangkan pada kita manusia biasa yg tercipta melalui proses alamiah atas kehendak-Nya, juga diberikan perangkat utk memperolehnya (tepatnya perangkat untuk ‘membuat’ Allah berkenan dan ‘percaya’ utk menurunkannya pada kita), iaitu QALB, syariat dzohir dan syariat batin.
Dgn demikian, bagi manusia yg belum memiliki ‘unsur’ ini dlm dirinya, sgt wajar jika Malaikat tidak akan tunduk padanya, dan dia memang belum layak utk ‘disujudi’. Contoh : jika kita skrg memerintahkan pada Malaikat di samping kita utk menampakkan dirinya, apakah mereka akan tunduk pada perintah kita itu?
Mengapa para Malaikat tunduk pada para Nabi dan orang2 suci? Kerana melalui proses perjuangan penyucian qalb dan diri mereka masing2, Allah berkenan menganugerahkan Roh-Nya tadi kpd orang2 itu. Bezanya dgn Adam a.s. dan Isa Ibn Maryam, mereka ‘tertular’ Roh-Nya sejak lahir, kerana diciptakan langsung dgn ‘tangan Allah’; sedangkan manusia selain mereka, utk dpt dianugerahi Roh Al-Quds, harus melalui perjuangan diri. Mereka harus membuktikan pada Allah bahawa mereka layak utk dianugerahi ‘unsur’ yg paling agung yg boleh didapatkan oleh makhluk ke dlm jiwanya.
Di sisi lain, ada beberapa Malaikat yg tidak tunduk kpd mereka yg memiliki Roh Al-Quds, namun memposisikan dirinya sejajar dgn para Insan Kamil. Mengapa? Kerana beberapa Malaikat ini juga dianugerahi Roh Al-Quds oleh Allah. Sebagaimana manusia, tidak semua Malaikat memiliki Roh Al-Quds. Dari para Malaikat yg memilikinya, di antaranya adalah para Malaikat Utama : Jibril a.s., Mikail a.s., Izrail a.s. dan Israfil a.s. Kedudukan mereka di antara para Malaikat lebih kurang sama spt kedudukan para Nabi di antara manusia.
“Rasul-rasul (rasul : pembawa risalah) itu Kami lebihkan sebahagian mereka di atas sebagian yg lain. Di antara mereka ada yg Allah berkata-kata (langsung dengan dia) dan sebahagiannya Allah meninggikannya beberapa darjat. Dan Kami berikan kepada Isa putra Maryam beberapa mu’jizat serta Kami perkuat dia dengan Rohul Quds.” [QS. Al-Baqarah : 253]
Jadi kurang tepat jika kita mengatakan dgn terlalu mudah bahawa manusia, atau kita, adalah makhluk yg paling mulia di alam semesta. Manusia baru menjadi makhluk yg paling mulia jika telah diperangkati Allah dengan ‘unsur’ ini. Jika belum diperangkati dgn unsur ini, bahkan kedudukan manusia boleh lebih rendah dari haiwan ternak [lihat QS. Al-Furqaan : 44]
Roh Al-Quds inilah yg membawa penjelasan kemisian seseorang, utk apa seseorang diciptakan Allah, secara spesifik orang-per-orang. Dgn kehadiran Roh Al-Quds, seseorang menjadi mengerti misi hidupnya sendiri. Mereka2 yg telah dianugerahi Roh Al-Quds inilah yg disebut sebagai ‘ma’rifat’, dan telah mengenal diri sepenuhnya.
“Man ‘arafa nafsahu, faqad ‘arafa Rabbahu,” kata Rasulullah. Barangsiapa yg mengenal dirinya, maka ia mengenal Rabb-nya. Dgn kehadiran Roh Al-Quds ke dlm jiwanya, seseorang menjadi mengenal dirinya, mengerti kemisian dirinya, dan mengenal Rabb-nya melalui kehadiran Roh-Nya itu.
Dgn mengenal dirinya secara sejati, maka mulailah seseorang beragama secara sejati pula. “Awaluddiina ma’rifatullah,” - Awalnya ad-diin (agama) adalah ma’rifatullah (mengenal Alah). Jadi berbeza dgn pengertian awam bahawa mencapai ma’rifat adalah tujuan beragama, justeru sebaliknya : ma’rifat adalah awalnya beragama, ber-diin dengan sejati.
Inilah ‘triniti’ yg dikembalikan oleh Qur’an kpd haqiqatnya semula : Allah, Roh Al-Quds, dan jasad Insan Kamil. Pengertian triniti ini, seiring dgn berjalannya waktu dan jauhnya aliran doktrin dari mata-airnya, perlahan berubah menjadi sesuatu yang abstrak : tiga tetapi satu dan satu tetapi tiga. Namun Rasulullah melaui Qur’an, secara halus mengembalikan khazanah tritunggal ini kpd esensinya : bukan dzatnya yg satu sekaligus tiga, tetapi sebenarnya yg terjadi adalah Allah dan Insan Kamil, melalui kehadiran Roh Al-Quds, telah sepenuhnya selaras dan menjadi satu kehendak. Apa pun perbuatan, perilaku dan kehendak seorang Insan Kamil akan sepenuhnya sesuai dgn kehendak Allah. Sedangkan Allah-nya sendiri, sebagai dzat, tetap hanya satu. Inilah yang dikembalikan : Allah itu satu, tidak memiliki anak, dan anggota sistem ke-tiga-an itu terpisah, baik secara haqiqat mahu pun dzat. Wujudnya satu, bukan tiga!
Siapa Insan Kamil itu? Mereka adalah semua org yg telah dianugerahi Allah Roh Al-Quds ke dlm jiwanya. Semua Nabi dan Rasul, termasuk Isa Ibn Maryam, dan para orang suci (Wali) yang bermaqam rahmaniyah dan rabbaniyah, adalah Insan Kamil.
Ada sebuah hadis dari Rasulullah, ketika Umar melihat dajjal dan bermaksud membunuhnya, Rasulullah mencegah beliau. Rasulullah mengatakan, Umar tidak akan mampu membunuhnya. Yg akan menghadapi dajjal kelak adalah Isa Ibn Maryam di akhir zaman. Kenapa Isa Ibn Maryam, bukan Umar atau bahkan bukan Rasulullah? Kerana, walau pun semua org yg telah dianugerahi Roh Al-Quds tidak boleh lagi disentuh iblis, hanya Isa Ibn Maryam-lah satu2nya org yg oleh Allah diberi kehormatan sebagai manusia yg memiliki Roh Al-Quds sejak hari kelahirannya, bahkan sejak dlm kandungan. Kenapa bukan Adam a.s.? Kerana Adam a.s. tidak pernah dilahirkan. Beliau ‘diciptakan’, dijadikan. Menghadapi dajjal adalah haq Isa Ibn Maryam.
“Hai Isa putra Maryam, ingatlah nikmat-Ku kpd mu dan kpd ibumu ketika Aku menguatkan kamu dgn Rohul Quds, kamu dapat berbicara dgn manusia ketika masih dlm buaian dan ketika dewasa…” [QS. Al-Maaidah : 110]
Kembali ke persoalan sebelumnya,
“Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para Malaikat : “Sujudlah kamu kepada Adam”, maka sujudlah mereka kecuali iblis; ia enggan dan takabur dan adalah ia termasuk golongan mereka yang kafir”. [QS. Al-Baqarah : 34]
Sujudnya Malaikat kpd Adam, kerana dlm diri manusia yang telah disempurnakan-Nya (Insan Kamil) ada yg disebut ‘Roh-Ku’ dlm Surah Shaad : 72 tadi. Malaikat —bukan— sujud kpd sifat jasadiyahnya Adam. Malaikat akan sujud kpd siapa pun yg dlm dirinya ada pantulan ‘citra’ Allah (yg jelas, fokus, dan tidak blur), iaitu dgn kehadiran Roh-Nya (Roh Al-Quds) dlm jiwa seseorang. Iblis tidak mampu melihat ke dlm inti jiwa manusia tempat Roh Al-Quds disematkan Allah, maka ia melihat Adam tidak lebih dlm dari sekadar tanah yg digunakan sebagai bahan jasadnya, sehingga ia enggan bersujud (perhatikan kata yang dipakai dalam ayat tersebut : ‘kafir’ : tertutup, tidak mampu melihat kebenaran).
Kembali pada ayat:
“Maka apabila telah Ku sempurnakan kejadiannya dan Ku tiupkan kepadanya roh-Ku; maka hendaklah kamu tersungkur dengan sujud kepadanya.” [QS. Shaad : 72]
Jgn ’sujud’ kepada siapa pun yg belum dianugerahi Allah ‘Roh-Nya’ ke dlm dirinya. Allah hanya memerintahkan ’sujud’ kpd mereka yg telah disempurnakan-Nya, dan telah dianugerahi Roh Al-Quds kpd dirinya.
Ardani Finance...menyiapkan fasilitas kredit untuk menbantu mewujudkan impian anda menjadi nyata hari ini juga tanpa menunggu esok...
Rabu, 05 November 2014
HAKIKAT RUH MANUSIA
Rabu, 18 April 2012
BELAJAR MEMAHAMI
BELAJAR UNTUK MEMAHAMI
Saya belajar Untuk mengerti Bahwa..
saya tidak dapat memaksa orang lain untuk mencintai saya..
Saya hanya dapat melakukan sesuatu untuk orang yang saya cintai.
Saya belajar Untuk mengerti Bahwa..
Tidak ada yang instant atau serba cepat didunia ini ..
Semua membutuhkan proses dan pertumbuhan..Kecuali bila saya ingin sakit hati..
Saya belajar Untuk mengerti Bahwa..
Jika seseorang tidak menunjukkan perhatian Sebagaimana yang saya inginkan..
Bukan berarti dia tidak tidak mencintai saya..
Saya belajar Untuk mengerti Bahwa..
Dua manusia dapat melihat satu benda yang sama..
Tapi bisa jadi memiliki dua sudut pandang yang berbeda..
Saya belajar Untuk mengerti Bahwa..
Saya harus memilih apakah menguasai sikap dan emosi..
Ataukah sikap dan emosi itu yang akan menguasai saya..
Saya belajar Untuk mengerti Bahwa..
Sebaik-baiknya pasangan itu..Mereka pasti pernah melukai perasaan saya..
Dan untuk itu saya harus memaafkannya..
Saya belajar Untuk mengerti Bahwa..
Saya harus bisa mengampuni diri sendiri dan orang lain
Jika tidak ingin dikuasai oleh perasaan bersalah terus menerus..
Saya belajar Untuk mengerti Bahwa...
Orang yang saya kira jahat..Justru adalah orang yang membangkitkan semangat hidup saya kembali..
Serta orang yang begitu perhatian sama saya..
Saya belajar Untuk mengerti Bahwa..
Saya punya hak untuk marah..Tapi itu bukan berarti
Saya harus benci dan berlaku bengis pada orang lain..
Saya belajar Untuk mengerti Bahwa..
Butuh waktu bertahun-tahun untuk membangun kepercayaan..
Dan hanya beberapa detik saja untuk menghancurkannya..
Saya belajar Untuk Mengerti Bahwa..
Lingkungan dapat mempengaruhi kepribadian saya..
Namun saya harus bisa lebih bertanggung jawab Untuk apa yang telah saya lakukan..
Saya belajar Untuk mengerti Bahwa...
Kata-kata manis tanpa tindakan Adalah saat perpisahan dengan seseorang.. Yang benar-benar sangat saya cintai..
Saya belajar Untuk mengerti Bahwa..
Orang-orang yang saya kasihi justru sering kali diambil segera
Dari kehidupan saya..
Saya belajar Untuk mengerti Bahwa..
Sahabat terbaik selalu ada bersama saya Untuk dapat melakukan banyak hal..
Dan kami selalu selalu mempunyai waktu terbaik untuk berbagi rasa..
Saya belajar Untuk mengerti Bahwa..
saya tidak dapat memaksa orang lain untuk mencintai saya..
Saya hanya dapat melakukan sesuatu untuk orang yang saya cintai.
Saya belajar Untuk mengerti Bahwa..
Tidak ada yang instant atau serba cepat didunia ini ..
Semua membutuhkan proses dan pertumbuhan..Kecuali bila saya ingin sakit hati..
Saya belajar Untuk mengerti Bahwa..
Jika seseorang tidak menunjukkan perhatian Sebagaimana yang saya inginkan..
Bukan berarti dia tidak tidak mencintai saya..
Saya belajar Untuk mengerti Bahwa..
Dua manusia dapat melihat satu benda yang sama..
Tapi bisa jadi memiliki dua sudut pandang yang berbeda..
Saya belajar Untuk mengerti Bahwa..
Saya harus memilih apakah menguasai sikap dan emosi..
Ataukah sikap dan emosi itu yang akan menguasai saya..
Saya belajar Untuk mengerti Bahwa..
Sebaik-baiknya pasangan itu..Mereka pasti pernah melukai perasaan saya..
Dan untuk itu saya harus memaafkannya..
Saya belajar Untuk mengerti Bahwa..
Saya harus bisa mengampuni diri sendiri dan orang lain
Jika tidak ingin dikuasai oleh perasaan bersalah terus menerus..
Saya belajar Untuk mengerti Bahwa...
Orang yang saya kira jahat..Justru adalah orang yang membangkitkan semangat hidup saya kembali..
Serta orang yang begitu perhatian sama saya..
Saya belajar Untuk mengerti Bahwa..
Saya punya hak untuk marah..Tapi itu bukan berarti
Saya harus benci dan berlaku bengis pada orang lain..
Saya belajar Untuk mengerti Bahwa..
Butuh waktu bertahun-tahun untuk membangun kepercayaan..
Dan hanya beberapa detik saja untuk menghancurkannya..
Saya belajar Untuk Mengerti Bahwa..
Lingkungan dapat mempengaruhi kepribadian saya..
Namun saya harus bisa lebih bertanggung jawab Untuk apa yang telah saya lakukan..
Saya belajar Untuk mengerti Bahwa...
Kata-kata manis tanpa tindakan Adalah saat perpisahan dengan seseorang.. Yang benar-benar sangat saya cintai..
Saya belajar Untuk mengerti Bahwa..
Orang-orang yang saya kasihi justru sering kali diambil segera
Dari kehidupan saya..
Saya belajar Untuk mengerti Bahwa..
Sahabat terbaik selalu ada bersama saya Untuk dapat melakukan banyak hal..
Dan kami selalu selalu mempunyai waktu terbaik untuk berbagi rasa..
Selasa, 03 April 2012
Ayo...Dukung Syahrul Yasin Limpo Sebagai kandidat Kepala Dearah terbaik Dunia
City Mayors Foundation menerbitkan sebuah daftar panjang kandidat
peraih 2012 World Mayor Prize dalam situs web-nya worldmayor.com pada 1
April 2012.
Dari 77 kandidat dalam daftar itu, 3 di antaranya berasal dari Indonesia, yakni Syahrul Yasin Limpo (Gubernur Sulawesi Selatan), Joko Widodo (Wali Kota Solo), danTri Rismaharini (Wali Kota Surabaya).
Daftar itu merinci bahwa ada 15 wali kota dari Amerika Utara, 12 dari Amerika Latin, 24 dari Eropa, 17 dari Asia, 3 dari Australia dan Selandia Baru, dan 6 dari Afrika.
Untuk itu bagi seluruh masyarakat Indonesia khususnya warga Sulawesi Selatan dimanapun berada, mari kita dukung bapak Dr. Syahrul Yasin Limpo, SH, M.Si, MH. menjadi pemenang Kepala daerah terbaik dunia melalui http://www.worldmayor.com/contest_2012/word-mayor-nominations-2012.html karena apa yang telah dilaksanakannya selama menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Selatan rupanya diapresiasi oleh lembaga dunia sehingga tugas kita bersama untuk memenangkan gubernur kita dengan menberikan partisipasi yang nyata
Panitia masih menerima nama nominasi hingga pertengahan Mei 2012. Nanti daftar nama akan diperbarui secara berkala melalui situs www.worldmayor.com dan Twitter.
Jajaran nama ini akan diseleksi hingga menjadi hanya 25 kandidat pada awal Juni 2012. Pemenang penghargaan bakal diumumkan pada awal Desember 2012.
Pemenang World Mayor Prize sebelumnya adalah Edi Rama (Tirana, 2004), Dora Bakoyannis (Athena, 2005), John So (Melbourne, 2006), Helen Zille (Cape Town, 2008), dan Marcelo Ebrard (Mexico City, 2010).
Dari 77 kandidat dalam daftar itu, 3 di antaranya berasal dari Indonesia, yakni Syahrul Yasin Limpo (Gubernur Sulawesi Selatan), Joko Widodo (Wali Kota Solo), danTri Rismaharini (Wali Kota Surabaya).
Daftar itu merinci bahwa ada 15 wali kota dari Amerika Utara, 12 dari Amerika Latin, 24 dari Eropa, 17 dari Asia, 3 dari Australia dan Selandia Baru, dan 6 dari Afrika.
Untuk itu bagi seluruh masyarakat Indonesia khususnya warga Sulawesi Selatan dimanapun berada, mari kita dukung bapak Dr. Syahrul Yasin Limpo, SH, M.Si, MH. menjadi pemenang Kepala daerah terbaik dunia melalui http://www.worldmayor.com/contest_2012/word-mayor-nominations-2012.html karena apa yang telah dilaksanakannya selama menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Selatan rupanya diapresiasi oleh lembaga dunia sehingga tugas kita bersama untuk memenangkan gubernur kita dengan menberikan partisipasi yang nyata
Panitia masih menerima nama nominasi hingga pertengahan Mei 2012. Nanti daftar nama akan diperbarui secara berkala melalui situs www.worldmayor.com dan Twitter.
Jajaran nama ini akan diseleksi hingga menjadi hanya 25 kandidat pada awal Juni 2012. Pemenang penghargaan bakal diumumkan pada awal Desember 2012.
Pemenang World Mayor Prize sebelumnya adalah Edi Rama (Tirana, 2004), Dora Bakoyannis (Athena, 2005), John So (Melbourne, 2006), Helen Zille (Cape Town, 2008), dan Marcelo Ebrard (Mexico City, 2010).
Selasa, 11 Oktober 2011
Indahnya Dunia
Suatu hari saya pergi ke daerah Sukajadi -
Bandung menggunakan sepeda motor. Setelah berbelanja sesuai keperluan, terik
matahari begitu panas menyengat.
Beberapa pori di kening mengeluarkan keringat
sebagai tanah bahwa siang itu memang terasa panas sekali.
Waktu mau menyeberang jalan, saya berhenti sesaat untuk membeli es cendol yang sepertinya cocok menjadi minuman di siang hari sebagai pelepas rasa haus.
Waktu mau menyeberang jalan, saya berhenti sesaat untuk membeli es cendol yang sepertinya cocok menjadi minuman di siang hari sebagai pelepas rasa haus.
Sambil duduk di kursi plastik yang disediakan
oleh si penjual, saya perhatikan ada dialog seorang Ibu pengemis dengan
anaknya. Ibu pengemis itu memarahai
anaknya karena ia memungut sepotong roti
yang jatuh dari tangan anak kecil yang lewat. Anak yang lewat itu mungkin sekitar 6 tahunan
dan anak pengemis sekitar
8 tahunan.
Dialognya seperti ini :
Dialognya seperti ini :
Ibu Pengemis : Nak..,kenapa kau ambil
roti yang bukan hak mu ? “Ibu ini sambil
menjewer telinga anaknya”
Anak Pengemis : tidak mak..,saya tidak
mengambil punya orang, saya hanya memungut makanan yang dibuang orang.
Ibu Pengemis : bagaimana kau tahu itu
dibuang ? siapa tahu roti itu hanya terjatuh saja...
Anak Pengemis : tidak mak roti ini
dibuang, buktinya ini sepotong lagi sudah dimakannya...,ini kan hanya tinggal
sepotong...
Ibu Pengemis : tidak nak...,kau tetap
mengambil tanpa ijin anak itu. Cepat kau kembalikan pada anak itu...,atau minta
ijin dulu kalau mau memakannya...
(sambil mengeluarkan air mata anak pengemis itu berlari menghampiri anak kecil yang lewat tadi dan minta ijin untuk memakannya...,
(sambil mengeluarkan air mata anak pengemis itu berlari menghampiri anak kecil yang lewat tadi dan minta ijin untuk memakannya...,
Anak Pengemis : neng permisi...,ini
roti neng tadi terjatuh saya hanya ingin mengembalikan roti punya neng....
Anak yang lewat : "...????"
*diam sambil matanya melongok ngak ngerti....*
Anak Pengemis : neng...,ini roti neng
tadi terjatuh...,atau kalau roti ini sengaja dibuang...,bolehkah saya
memakannya ?"
Anak yang lewat : ( masih diam dan
menganggukkan kepala....) akhirnya anak pengemis itu lari kembali ke ibunya
sambil berteriak....
Anak Pengemis :
emak....emak...alhamdulillah sepotong roti ini sudah diijinkan untuk kita makan
mak...,ini roti yang halal...,kita makan bersama yaaa...,emak kan dari semalam
gak makan...,emak pasti lapar.....
Ibu Pengemis : alhamdulillah nak...,jika ini
sudah dijinkan pemiliknya...,roti ini pasti halal untuk kita makan...(akhirnya
sepotong roti tadi dibagi 2 lagi, dimakan bersama oleh ibu dan anak...) setelah
makan sepotong roti, si ibu pengemis bicara sama anaknya :
Ibu Pengemis : nak...,maafkan emak
yaa...,tadi emak telah menjewermu. Bukan emak marah atau benci sama kamu, tapi
saking emak sangat sayang sama kamu...,emak paling takut jika ada makanan
sekecil apapun yang menjadi setetes darah atau secuil daging dari barang yang
haram...,dari makanan yang bukan hak kita...,lalu kita makan.
Nak ...,yang sulit itu adalah menjaga di awal...,sebab kalau badanmu sudah dikotori oleh barang yang haram 1x..,2x...,3x...,dan seterusnya, maka engkau akan sangat sulit untuk menjaga diri dari barang - barang haram..., 9 tahun emak melahirkan dan membesarkanmu, selalu ingat amanah almarhum bapakmu yang berpesan pada emak...,agar emak bisa menjaga diri dan jiwamu dari barang haram...,sedikitpun tidak boleh ada yang haram...Emak rela mati menahan lapar...,dari pada harus kenyang dengan barang yang haram !" (jawaban ibu ini begitu tegas dengan prinsip menjaga diri)
Nak ...,yang sulit itu adalah menjaga di awal...,sebab kalau badanmu sudah dikotori oleh barang yang haram 1x..,2x...,3x...,dan seterusnya, maka engkau akan sangat sulit untuk menjaga diri dari barang - barang haram..., 9 tahun emak melahirkan dan membesarkanmu, selalu ingat amanah almarhum bapakmu yang berpesan pada emak...,agar emak bisa menjaga diri dan jiwamu dari barang haram...,sedikitpun tidak boleh ada yang haram...Emak rela mati menahan lapar...,dari pada harus kenyang dengan barang yang haram !" (jawaban ibu ini begitu tegas dengan prinsip menjaga diri)
Anak Pengemis : tidak mak...,ade gak benci
sama emak...ade gak marah sama emak..., bahkan ade bangga punya emak yang
sayang sama adek. Asal...,tolong jangan pernah emak tinggalkan adek yaaaa....
Ade gak punya siapa - siapa...
(sambil berangkulan mereka menangis...)
Sebuah fenomena singkat yang menggetarkan hatiku...,dan tak terasa air mataku keluar....
(sambil berangkulan mereka menangis...)
Sebuah fenomena singkat yang menggetarkan hatiku...,dan tak terasa air mataku keluar....
Langit dan awan sepertinya
menggelegar...,menyambar setiap hati umat manusia yang mengetahuinya dan
melihat pemandangan itu....,
Saya yakin...,rahmat Allah melalui para
malaikatnya akan tercurah pada keteguhan iman ibu dan anak pengemis tadi....
Sebuah fenomena singkat yang menggetarkan hatiku...,dan tak terasa air mataku keluar....
Sebuah fenomena singkat yang menggetarkan hatiku...,dan tak terasa air mataku keluar....
Langit dan awan sepertinya
menggelegar...,menyambar setiap hati umat manusia yang mengetahuinya dan
melihat pemandangan itu....,
Saya yakin...,rahmat Allah melaui para
malaikatnya akan tercurah pada keteguhan iman ibu dan anak pengemis tadi....
Sungguh saya sangat tersentuh...,saya diam sejenak lalu merogoh sedikit uang dan kuberikan padanya...,saya rengkuhkan badan...dan kucium tangan ibu pengemis tadi sambil memohon untuk dido'akan :
Sungguh saya sangat tersentuh...,saya diam sejenak lalu merogoh sedikit uang dan kuberikan padanya...,saya rengkuhkan badan...dan kucium tangan ibu pengemis tadi sambil memohon untuk dido'akan :
Saya : Bu...,hati ibu sungguh sangat mulia.
Hari ini saya dapat pelajaran yang sangat berharga dari ibu. Tolong do'akan
saya, seluruh keluarga saya, dan sahabat - sahabat saya, agar senantiasa diberi
kelapangan rejeki dan mampu menunaikan amanah yang dititpkan dengan baik, sehingga
digolongkan menjadi hamba-Nya yang soleh....
Ibu Pengemis : Aamiin...,( sambil memeluk dan
mencium ubun - ubun saya...)
Ibu do'akan semoga bapak, keluarga dan temen
- temennya diberi banyak rejeki...Aamiin ( amiin..,ada beberapa tetes air
matanya yang menetes di ubun - ubunku, dan terasa nikmat sekali...nikmat sampai
saat ini...)Akhirnya saya pamitan...,dan merasa sangat bahagia ketika dido'akan dengan ikhlas oleh mereka kaum papa..,yang selama ini sering terpinggirkan dan termarginalisasi oleh zaman dan ketatnya persaingan kehidupan.
Kita tidak pernah tahu..., kalau kita mendapatkan rejeki hari ini, esok atau lusa..., mungkin bukan karena do'a - do'a yang terpanjat dari bibir kita... sebab boleh jadi Allah memberi rejeki pada kita...,atas terkabulnya do'a dari bibir mereka kaum yang lemah...kaum dhuafa..yang butuh perhatian dan pertolongan kita....
Rabu, 17 Agustus 2011
Bersyukur Part 1
Bersyukurlah bahwa kita tidak memiliki segala sesuatu yang kita inginkan,
karena jika sudah memiliki semuanya, apalagi yang kita inginkan?
.
Bersyukurlah jika kita tidak mengetahui banyak hal,
karena itu kesempatan untuk terus belajar dan menggali ilmu dan kebesaran-Nya..
.
Bersyukurlah untuk segala keterbatasan yang kita miliki,
karena itu memberikan peluang untuk terus mengembangkan diri..
.
Bersyukurlah untuk setiap tantangan yang kita hadapi,
karena itu memperkuat mental serta membangun karakter seorang juara sejati..
.
Dan bersyukurlah.. karena itulah kunci kebahagiaan sesungguhnya…
.
.
Dalam
pemikiran sederhana saya, kehidupan yang kita jalani di dunia ini
sesungguhya adalah pergantian antara saat untuk bersyukur dan saat untuk
bersabar. Karena kehidupan manusia itu kan seperti roda yang berputar,
terkadang berada di atas (kaya raya, terkenal, popular, banyak teman,
juara lomba ini itu, jabatan tinggi, harta berlimpah, memiliki
kekuasaan, dst) dan juga harus diingat bahwa suatu saat nanti roda itu
akan berputar ke bawah dan kita harus siap untuk menerima apapun
kemungkinan buruk yang akan terjadi (kemiskinan, kekalahan, fitnah,
hilangnya jabatan dan kekuasaan, dst). Dan yang dimaksud dengan
pergantian antara bersyukur dan bersabar itu ya saat kita mendapat
nikmat dan kesenangan, disitulah waktunya kita bersyukur, dan di saat
kita menerima ujian dan cobaan, di situlah waktunya untuk bersabar.
.
Tapi
menariknya, kalau kata “bersabar” ini diturunkan dan diperlebar lagi
pengertiannya, sebenarnya sabar saat menerima segala ujian dan cobaan
itu kan ya nama lain dari bersyukur. Mengapa kita harus tetap bersyukur
bahkan di saat diberikan ujian dan cobaan?
.
Pertama,
karena ilmu manusia itu terbatas. Maksudnya, saat kita diberikan cobaan
dan ujian, kita melihatnya sebagai hal yang buruk, padahal belum tentu
seperti itu dan mungkin saja akan ada hikmah dan manfaat dari hal
tersebut. Penglihatan manusia hanya sebatas ilmu yang mereka miliki,
tidak lebih. Sementara yang namanya ilmu pengetahuan ini kan seluas
langit dan bumi, bahkan lebih. Jadi mungkin saja dalam pandangan manusia
cobaan yang diterimanya itu buruk, padahal menurut pandangan Allah SWT
itulah yang terbaik, dan begitu juga sebaliknya. Dan Dia-lah yang paling
mengetahui keadaan hamba-hambaNya. Hal ini bukan hanya pemikiran saya
pribadi, tapi nyata telah dijelaskan oleh Allah SWT yang berfirman dalam
Al-Qur’an:
.
“..Boleh
jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi
(pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah
mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (QS. Al-Baqarah [2]: 216)
.
Jadi
misalkan saat kita menerima cobaan tidak lulus ujian masuk di
universitas yang kita inginkan, kita kesal dan dongkol setengah mati
karena merasa sudah habis-habisan belajar dan mempersiapkan diri supaya
diterima di Universitas tersebut. dan pada akhirnya gagal. Padahal kita
tidak tahu bahwa mungkin saja Tuhan punya rencana lain. Dia tidak
menempatkan kita di Universitas A tapi ditempatkan di Universitas B, dan
pada akhirnya justru kita sangat bersinar dan cemerlang disana. Mutiara
akan tetap menjadi mutiara dimanapun dia berada.
.
Hal ini
pernah saya alami. Dulu sewaktu kelulusan dari SMA Insan Cendekia,
target saya adalah kuliah di luar negeri dan dengan mendapat beasiswa
penuh. Ini satu paket yang ga bisa ditawar-tawar lagi karena pertama,
kuliah di luar negeri akan memberikan suatu wawasan yang berbeda dan
mendapatkan lingkungan dan teman-teman yang baru. Yang kedua, beasiswa
penuh karena tidak ingin menyusahkan orang tua lagi. Saya ingin hidup
mandiri dan tidak minta uang lagi, meskipun mungkin orang tua saya akan
memberikan jika saya memintanya. But, I just don’t want.
.
Waktu itu
saya sangat ingin kuliah di Nanyang Technology University (NTU) di
Singapore (Universitas ternama yang selalu masuk daftar 100 Universitas
terbaik versi “QS World University Rangkings”). Tes masuk ke
universitas itu memang tidak mudah dan saya mempersiapkan diri untuk
menghadapi tes tersebut. Singkatnya, hasil dari tes seleksi NTU
menyatakan saya tidak lolos (kata lainnya G-A-G-A-L). Perasaan kecewa,
pasti. Seakan dunia runtuh! (www.lebay.com). Tapi kemudian saya berpikir
bahwa mengalami kegagalan itu biasa, tapi meratapi kegagalan itu yang
ga bener.
.
Akhirnya
saya bangkit lagi karena masih ada satu kesempatan lagi untuk kuliah di
luar negeri dengan beasiswa, yaitu di University of Technology Petronas
(UTP), Malaysia. Masuk sini pun testnya tidak mudah, waktu tahun saya
ada sekitar 1,200 applicants yang mendaftar. Persiapan yang lebih baik
dilakukan untuk mengikuti test ini dan singkatnya Alhamdulillah saya
diterima menjadi salah satu dari 7 orang yang mendapat beasiswa dari
Petronas untuk kuliah disana. Meskipun UTP ini bukan pilihan pertama
saya, tapi saya meyakini bahwa inilah tempat terbaik yang telah
diberikan Tuhan untuk saya, dan tentu saja, saya menerimanya dengan
ikhlas.
.
Poin yang
ingin saya ceritakan di atas adalah, pada awalnya saya sangat kecewa dan
sedih karena niat untuk kuliah di NTU kandas. Tapi pada akhirnya,
sewaktu saya lulus dari UTP tahun lalu, saya sangat sangat sangat
bersyukur dikasih kesempatan untuk kuliah disana dan banyak sekali
manfaat yang saya dapatkan, dan saya berpikir, mungkin semua kesempatan
dan kenikmatan yang saya dapatkan di UTP tidak akan saya peroleh kalau
saja dulu saya kuliah di NTU. Saya betul-betul bersyukur dengan skenario
yang telah ditentukan Allah SWT terhadap diri saya.
.
Ada cerita
lain tentang seorang wanita yang akan pergi jalan-jalan ke Eropa. Pada
hari H, dia bangun kesiangan dan saat sampai di airport, counter check
in sudah ditutup dan pesawat sudah akan berangkat. Dia lalu mendatangi
petugas imigrasi dan marah-marah, namun apa mau dikata, pesawat telah
menjadi bubur, maksudnya sudah akan terbang mengudara. Wanita itu ya
jelas marah karena dia merasa rugi sudah membayar tiket yang cukup mahal
dan puluhan juta berarti hilang begitu saja. Dia pulang ke rumah dengan
perasaan kesal setengah mati. Lalu, beberapa jam kemudian dia mendapati
di berita bahwa pesawat yang seharusnya dia tumpangi tersebut jatuh di
lautan! Seketika juga dia bersujud dan bersyukur karena telatnya dia
bangun dari tidur dan tidak ikut dalam pesawat tersebut. Mungkin akan
lain ceritanya kalo wanita ini tidak telat bangun dan akhirnya ikut ke
dalam pesawat naas tersebut.
.
Selanjutnya,
hal kedua tentang bersyukur saat menghadapi cobaan adalah karena
dimana-mana yang namanya ujian itu kan adalah media untuk kenaikan
tingkat. Di sekolah atau universitas, pasti tiap semester ada yang
namanya ujian kenaikan kelas, ujian semester, try out, UAN, atau apapun
lah namanya, yang pasti tujuannya sama: menjadi media untuk naik kelas
atau naik ke semester berikutnya. Kalau ga ada ujian ya jangan harap mau
naik kelas! Nah sama, adanya cobaan dan ujian yang kita hadapi dalam
hidup ini, itulah yang akan menaikkan tingkatan kita di dalam kehidupan.
Jadi, sudah sepantasnya kita untuk selalu bersyukur baik di kala senang
maupun susah.
.
Terkadang
kita merasa bahwa kita-lah orang yang paling berat cobaannya di muka
bumi ini. Tapi kita lupa, bahwa ternyata jauuuuhhh lebih banyak
orang-orang yang memiliki kehidupan yang tidak seberuntung kita. Contoh
mudahnya ya lihat sekeliling kita aja, masih sangat banyak sekali fakir
miskin di negara kita ini, anak-anak jalanan yang tidak terurus,
orang-orang tua yang tidak memiliki tempat tinggal, dan masih banyak
contoh lainnya. Sebenarnya ya ga usah jauh-jauh, contoh paling mudahnya
lihat diri kita saja yang alhamdulillah masih memiliki anggota badan
lengkap tanpa cacat! full set body complete!
.
Dalam konteks ini Rasulullah bersabda: “Lihatlah
orang yang berada di bawah kalian dan janganlah melihat orang yang
berada di atas kalian, karena yang demikian itu lebih layak bagi kalian
untuk tidak memandang rendah nikmat Allah SWT yang dilimpahkan kepada
kalian” (HR. Muslim dan Tirmidzi).
.
Jadi, saat kita masih mampu berjalan
secara normal dengan dua kaki, bersyukurlah karena banyak orang yang
berjalan harus memakai bantuan tongkat.
Saat kita berjalan harus menggunakan
tongkat, bersyukurlah karena ternyata cukup banyak orang yang tidak
memiliki kaki untuk membuatnya berjalan
Saat kita tidak memiliki kaki,
bersyukurlah karena banyak orang lain yang tidak memiliki kaki, tangan,
dan beberapa anggota badan lainnya secara utuh.
Saat kita tidak memiliki kaki, tangan
dan beberapa anggota badan lainnya secara utuh, tetap bersyukurlah
karena masih ada orang lain yang lumpuh.
Bahkan di saat kita lumpuh dan sudah tidak bisa bergerak sedikitpun, bersyukurlah karena kita masih diizinkan hidup oleh Tuhan..
.
Dan saya pun
sangat mensyukuri kehidupan yang dijalani sekarang ini karena memiliki
orang-orang terbaik dalam hidup ini (keluarga, para guru dan mentor,
sahabat, teman-teman, dst). Saya bersyukur atas semua karunia dan
kenikmatan yang telah Allah SWT berikan dan membuat saya seperti
sekarang ini, dan di sisi lain juga bersyukur atas semua cobaan dan
ujian yang diberikan-Nya, meskipun terkadang terasa berat untuk
menjalaninya. Tapi bukankah Dia Yang Maha Berkuasa telah menyampaikan
dalam Al-Qur’an (QS. Al-Baqarah [2] : 286) bahwa Dia tidak akan
memberikan cobaan dan ujian yang melebihi kemampuan kita? Laa yukallifullaahu nafsan illaa wus’ahaa.. So, nikmati saja segala warna warni perjalanan hidup kita ini dengan penuh syukur.. 
.
Sekian
tulisan singkat mengenai “Bersyukur part 1”. Nantikan part selanjutnya
dalam beberapa hari (atau minggu) ini, Insya Allah.. 
.
Selamat berakhir pekan semuanya!
.
Langganan:
Postingan (Atom)
